Jenis Dan Cara Simple Membuat Arang Briket

Pada kali ini kita akan membahas jenis dan cara simple membuat arang briket.Maka simak artikel ini…..

Pengertian Membuat Arang Briket…

briket arang

Arang adalah residu hitam berisi karbon tidak murni yang dihasilkan dengan menghilangkan kandungan air dan komponen volatil dari hewan ataupun tumbuhan. Arang umumnya didapatkan dengan memanaskan kayu, gula, tulang, dan lain sebagainya. Arang yang hitam, ringan, mudah hancur, dan meyerupai batu bara terdiri dari 85% sampai 98% karbon, sisanya adalah abu atau benda kimia.

Jenis-Jenis Arang…

  1.  Arang kayu
  2.  Arang serbuk gergaji
  3. Arang sekam padi
  4. Arang tempurung kelapa
  5.  Arang serasah
  6. Briket arang
  7. Arang kulit buah mahoni

Arang termasuk didalam macam macam briket.Briket bisa dibuat sendiri ataupun menggunakan mesin briket arang.Dulu banyak orang memasak ataupun menstrika baju dengan bantuan kayu bakar.Sekarang memasak sudah menggunakan kompor gas , Kita tau gas sekarang sudah lumayan mahal dan minyak pun semakin lama akan semakin habis. Masih banyak orang diluar sana yang belum mengetahui tentang potensi yang besar di briket arang ini.

Pembuatan arang dengan tungku tradisional dimodifikasi..

arang briket
Pembuatan arang secara sederhana dapat dilakukan dengan cara system timbun dengan tanah:

– Tahap pertama pembuatan kotak tanah berukuran 300×200 cm dengan kemiringan
tanah 10 dengan kedalaman tanah bagian depan 50 cm dan bagian belakang 20 cm.
– Bagian tengah buat jalur berupa selokan yang berukuran 5×15 cm sebanyak tiga jalur
arahnya memanjang terhadap kotak tanah.
– Ketiga jalur tersebut saling berhubungan bagian ujung kotak yang paling dangkal(bagian
belakang), yang kemudian hubungan dengan sebuah cerobong asap yang fungsinya
untuk menyalurkan asap. Jalur tengah digunakan untuk tempat pembakaran awal
sedangkan bagian kiri dan kanan digunakan untuk sirkulasi udara.
– Untuk penataan kayu bagian samping kiri dan kanan terlebih dahulu dipasang kayu
secara memanjang seukuran panjang kotak tanah kayu bakar ditumpuk melebar
terhadap panjang kotak tanah, diatur serapat mungkin agar tidak ada celah.
– Bagian pinggir tumpukan kayu semua dipasak dengan kayu untuk menahan dedaunan
dan tanah yang akan ditimbunkan bagian atas tumpukan kayu bakar yang akan dibuat
arang.
– Tahapan selanjutnya yaitu memasukan bahan bakar berupa ranting atau kayu bakar kering
pada tempat pembakaran awal yang dibagian depan sejajar dengan jalur tengah dan
pembakaran selanjutnya dinyalakan lalu dibiarkan sampai membara dan
asap keluar dari cerobong, kemudian bagian lubang pembakaran dan lubang udara ditutup
sebagian.
– Pengarangan dianggap selesai apabila asap yang keluar dari cerobong sudah tipis dan
berwarna kebiru-biruan. Semua lubang udara ditutup dan cerobong diangkat, kemudian
dilakukan pendinginan selama 2 hari

Teknologi Membuat Arang Briket
Briket arang merupakan bahan bakar alternatif yang terbuat dari hasil pembakaran
bahan yang memiliki ukuran/ berdiameter kecil (ranting, serbuk, serpih, sebetan, tempurung
kelapa, tempurung kemiri dll). Limbah dari pengarangan yang berupa bongkah arang yang
berukuran sangat kecil atau serbuk dapat diubah menjadi bentuk briket arang yang akan dapat
memperbaiki sifat fisik terutama kerapatan, kebersihan dan ketahanan tekan serta
memperlambat kecepatan pembakaran hingga bentuk produk tersebut akan mempunyai
ukuran yang sama dan lebih disenangi konsumen.
Mengubah komponen kimia kayu menjadi bentuk karbon ternyata dapat
memperbaiki nilai pembakaran ditinjau dari nilai kalor bakar, mutu pembakaran dan
kebersihan. Sifat pembakaran arang lebih menguntungkan bandingkan dengan asalnya,
antara lain nilai kalor bakar lebih tinggi, serta asap dan kotoran tersisa
lebih sedikit perubahan kayu menjadi arang akan lebih luas penggunaan sebagai bahan
bakar untuk rumah tangga dan industri.

Proses membuat arang briket adalah sbb:

– Pengarangan Limbah pembalakan, limbah sebetan dan potongan ujung, serbuk gergaji
dengan kadar air 15 – 30%
– Arang yang berukuran kecil , digiling kemudian diayak hingga didapat
serbuk arang berukuran 20-60 mesh.
– Arang serbuk dicampur dengan perekat kanji tapioka (2,5-5% berdasarkan berat) kemudian
diaduk sampai rata.
– Dimasukan kedalam lubang cetakan briket dan dikempa.
– Briket arang yang masih basah dikeringkan dalam open pada suhu 60c selama 24 jam, atau
dapat dilakukan dengan cara dijemur dibawah panas matahari kurang lebih selama 2-3 hari.

Semoga materi kali ini bermanfaat bagi kalian semua makasih.