Keuntungan Dari Menggunakan Barcode Yang Perlu Kamu Ketahui

Keuntungan dari menggunakan barcode pasti udah tau barcode, barcode adalah kode berbentuk garis dan masing-masing ketebalan berbeda sesuai dengan isi kode. Pelajari juga mesin coding dan resep bakso ikan patin. Kami juga jual mesin pembuat bakso, kalian bisa cek dilink.

Keuntungan Dari Menggunakan Barcode

keuntungan dari menggunakan barcode

Ini adalah keuntungan barcode sebagai berikut ini.

  1. Proses Input Data yang lebih cepat dan Barcode Scanner dapat juga membaca atau merekam data dengan lebih cepat dibandingkan dengan melakukan proses input data secara manual
  2. Proses Input Data lebih tepat, karena teknologi barcode mempunyai ketepatan yang tinggi dalam pencarian data dengan lebih cepat
  3. Penelusuran informasi data yang lebih akurat karena teknologi barcode mempunyai akurasi dan ketelitian yang sangat tinggi
  4. Mengurangi biaya, karena dapat menghindari kerugian dari kesalahan pencatatan data dan mengurangi pekerjaan yang dilakukan secara manual dan berulang ulang
  5. Peningkatan kinerja manajemen, karena dengan data yang lebih cepat, tepat dan akurat maka pengambilan keputusan oleh manajemen akan jauh lebih baik dan lebih cepat, yang nantinya akan sangat berpengaruh dalam menentukan kebijakan perusahaan
  6. Memiliki nilai tawar yang lebih tinggi atau prestise serta kemampuan bersaing dengan saingan atau kompetitor akan lebih terjaga
  7. Mesin Coding atau Expired Date adalah alat yang berfungsi untuk mencetak tulisan ( atau sejenis kode produksi ) ke kemasan.

Kode Produk Expired Date yang merupakan deret angka, huruf, maupun gambar ( barcode ) pada kemasan sebuah produk atau lebel. Yang mana Kode Produksi sangat penting perannanya untuk para konsumen sebelum konsumen mengkonsumsi sebuah produk tersebut. Karena lebel ini untuk melihat kapan makana ini sudah Exp.

Keuntungan dari menggunakan barcode Untuk Fungsi

Kode batang yang sudah menjadi bagian penting dalam peradaban modern sekarang ini. Berikut ini manfaat pengunaan barcode:

  1. Dan juga menggunakan sistem kode batang juga dapat meningkatkan akurasi dengan mengurangi risiko untuk kesalahan yang dilakukan manusia dari proses pemasukan data secara manual.
  2. Kode batang sangat mudah digunakan. Dengan menggunakan hardware dan software yang tepat dan juga penggunaan kode batang dapat memaksimalkan proses pengumpulan data secara otomatis. Dan tentunya juga akan lebih mudah membuat inventarisasi secara akurat dengan menggunakan sistem kode batang daripada secara manual.
  3. Beragam standar pemenuhan yang berdasarkan sistem kode batang yang terstandarisasi, menjamin informasi diterima dan disampaikan dengan cara yang benar sehingga dapat diterima dan dipahami secara umum.
  4. Dan juga dari sistem kode batang menawarkan feedback yang tepat waktu. Begitu sistem kode batang digunakan, data dapat diterima dengan cepat. Hal ini pun memungkinkan pengambilan keputusan yang cepat berdasarkan informasi terbaru.
  5. Sistem kode batang membuat aktivitas operasional dalam bisnis menjadi lebih singkat. Terbayang jika seorang kasir memasukkan harga barang secara manual.
  6. Dari istem kode batang juga dapat meningkatkan efisiensi operasional sehingga memungkinkan untuk sebuah perusahaan. Dan dapat mengemat biaya dan juga dapat meningkatkan keuntungan bisnis yang dijalani oleh perusahaan tersebut.

Cara Membaca Barcode

  • Kode batang terdiri dari garis hitam dam putih. Ruang putih di antara garis-garis hitam itu adalah bagian dari kode.
  • Ada perbedaan ketebalan garis. juga garis paling tipis “1”, dan yang sedang “2”, yang lebih tebal “3”, dan yang paling tebal “4”.
  • Dan setiap digit-digit angka terbentuk dari urutan empat angka, yaitu 0 = 3211, 1 = 2221, 2 = 2122, 3 = 1411, 4 = 1132, 5 = 1231, 6 = 1113, 6 = 1312, 8 = 1213, 9 = 3112.

Dan juga standar kode batang retail di Eropa dan seluruh dunia kecuali di Amerika dan Kanada adalah EAN (European Article Number) – 13. EAN-13 standar terdiri dari, berikut:

  • Kode negara atau kode sistem: 2 digit pertama adalah kode batang menunjukkan negara di mana manufacturer terdaftar.
  • Manufacturer Code: Ini adalah 5 digit kode yang sudah diberikan pada manufacturer dari wewenang penomoran EAN.
  • Product Code: 5 digit setelah manufacturer code. Nomor ini juga diberikan manufacturer untuk merepresentasikan dari suatu produk yang spesifik.
  • Check Digit atau Checksum: Digit terakhir dari kode batang yang digunakan untuk verifikasi bahwa kode batang telah dipindai harus dengan benar.