Penasaran Seperti Apa Kain Batik Tulis Yang Digunakan ? Simak Berikut Ini

kain batik tulis

Mau tau bagaimana kain yang dipakai oleh batik tulis ini, kesempatan kali ini saya akan membicarakan  tentang kain batik tulis. Penasaran? Simak berikut ini.

Pengertian

Batik Tulis adalah hasil dari proses produksi batik dengan teknis pembuatan motifnya ditulis langsung dan secara manual oleh pembatik. Untuk menulisnya, bisa menggunakan canting yang terbuat dari tembaga yang dilengkapi gagang dari bambu.

 

Ciri-ciri Kain Batik Tulis

kain batik tulis

Ciri-ciri batik tulis yaitu tanda-tanda yang mudah dikenal secara visual baik pada batik tradisi maupun non tradisi, antara lain ialah :
1. Tidak terdapat ciri bolak-balik yang berulang dengan cepat pada pola desain batik tulis.
2. Bentuk motif batik garis dan isen-isen tidak berulang sama baik dalam suatu desain maupun desain ulangnya.
3. Kain batik tulis berbau lilin batik.
4. Bila ada remukan lilin (khususnya yang sengaja dibuat), tidak akan dapat secara teratur dan berulang.
5. Warna batik tulis kedua bidang bolak-balik sama.

Proses Pembuatan Batik Tulis

Secara umum proses pembuatan batik tulis membutuhkan waktu yang tidak terlalu lama seperti pada jaman dulu.

Keseluruhan waktu pembuatan batik tulis berkisar antara kurang lebih 1-1,5 bulan untuk batik dengan pewarna sintetis, sedangkan batik tulis dengan pewarna alami membutuhkan waktu antara kurang lebih 4-6 bulan.

Adapun cara pembuatan batik tulis melalui beberapa tahapan seperti pada pembuatan batik pada umumnya, yaitu: pengetelan, mola, nglengkrengi, nerusi, nembok, ngelir, nglorot dan melipat.

Proses membatik secara tradisonal ini dari dahulu tidak mengalami banyak perubahan hingga sekarang. Melihat dari bentuk dan fungsinya peralatan batik ini cukup tradisional dan unik, sesuai dengan caranya yang masih tradisional.

Peralatan batik tradisional ini merupakan bagian dari batik tradisional itu sendiri karena bila dilakukan perubahan dengan menggunakan alat/mesin yang lebih modern maka akan merubah nama batik tradisonal menjadi kain motif batik.

Hal ini menunjukkan bahwa cara membatik ini mempunyai sifat yang khusus dengan hasil seni batik tradisional. Jika dilihat dari segi waktu dan jumlah yang dihasilkan yang sangat terbatas serta hasil seni dari coretan canting pada kain mori akan menghasilkan seni batik yang bernilai tinggi dan harga yang juga relatif tiggi.

Tips Memilih Kain Batik Tulis

Berikut beberapa tips yang bisa Anda gunakan saat memilih kain batik tulis yang tentunya kamu bisa gunakan untuk batik couple  juga.

1. Perhatikan Jenis Kain Batik

Sebelum membeli, ada baiknya Anda menentukan jenis kain batik yang akan dibeli, batik cetak atau tulis. Biasanya, kain batik tulis memiliki kualitas yang lebih baik dibanding batik cetak atau cap.Di samping itu, harganya pun juga jauh lebih mahal. Hal ini karena dibutuhkan keterampilan tingkat tinggi saat proses pembuatannya yang menggunakan alat khusus berupa canting. Pencantingan sendiri adalah cara pertama pembuatan kain batik, sehingga dianggap lebih tradisional dan memiliki nilai historis tersendiri yang turut mendongkrak banderol harganya.

2. Lihat Jenis Bahan

Saat membeli kain batik, jangan lupa untuk memilih jenis kainnya.Jika akan digunakan untuk kegiatan sehari-hari, pilihlah kain batik berbahan katun. Katun yang menyerap keringat akan memberikan kenyamanan lebih bagi Anda karena anti-gerah. Jika Anda membeli batik untuk acara spesial seperti pesta misalnya, bahan sutra bisa menjadi pilihan sempurna. Kedua bahan tersebut adalah bahan terbaik untuk dua jenis kegiatan yang kerap Anda lakukan.

3. Raba Cetakan Warnanya

Rabalah warna cat yang terdapat pada kain batik. Pastikan warna yang ada di sana tidak menempel pada tangan Anda. Bila warna cat meninggalkan bekas di tangan berarti pewarna kain yang digunakan memiliki kualitas rendah. Hal ini bisa menyebabkan luntur sehingga lambat laun kain batik Anda menjadi pudar.

4. Membalik Bahan

Cobalah untuk membalik bahan kain batik yang akan Anda beli. Kain batik dengan kualitas bagus biasanya memiliki cetakan luar dan dalam yang sama. Jadi, ketika Anda membalik kain batik, motif dan warna yang ada di bagian dalam sama dengan bagian luar. Ini menunjukkan kain tersebut telah melalui proses pembuatan yang detail dan lebih awet ketimbang kain batik yang bagian luar dan dalamnya berbeda.

5. Tempelkan pada Kulit

Cobalah untuk menempelkan kain batik yang ingin Anda beli ke kulit, dari situ Anda bisa merasakan bahwa kain akan terasa dingin jika dikenakan. Ini artinya bahan batik tersebut merupakan kain dengan kualitas bagus.Biasanya kain batik jenis ini juga tidak akan mudah kusam meskipun Anda telah mencucinya berkali-kali. Dan juga jangan takut ketika Anda menemukan kain batik yang tampak kaku, karena hal ini memang sering terjadi dan akan melunak sendiri setelah dicuci.

 

Sekilas kain batik tulis  ini semoga bermanfaat untuk kedepannya