Jenis Jenis Porang dan Cara Membedakannya

Jenis jenis porang

Jenis jenis porang berikut ini wajib kamu ketahui sebelum membudidayakan porang. Tanaman porang saat ini sangat populer dikalangan para petani setelah banyak orang mengetahui manfaat dan harga jualnya yang tinggi di pasar ekspor.

Porang biasanya tumbuh di daerah dengan ketinggian sekitar 100-600 mdpl dan membutuhkan naungan pohon lain. Sehingga tanaman ini cocok jika dibudidayakan di lahan hutan yang ditumbuhi banyak pepohonan besar seperti jati, mahoni, dan lain sebagainya.

Jenis-Jenis Porang

Porang ada banyak jenisnya. Diperkirakan ada sekitar 80 jenis tanaman yang termasuk dalam keluarga tanaman iles-iles ini. Indonesia menjadi negara yang paling banyak memiliki jenis porang. Berikut ini jenis tanaman yang mirip dengan tanaman porang dan sering ditemui di Indonesia.

  • Iles-iles
  • Suweg
  • Walur
  • Blodor

Untuk mengenal lebih jauh tentang tanaman porang, perhatikan ciri-ciri dari masing-masing jenis keluarga Amorphophallus berikut ini.

Porang

jenis jenis porang
Porang

 

Batang porang berwarna hijau, dipenuhi bercak putih, kulit batangnya halus dan tidak berduri. Porang memiliki batang tunggal, yang membentuk batang sekunder dan tangkai daun. Di setiap pertemuan batang, akan muncul umbi katak (bubil) berbentuk bulat dan berwarna coklat kehitaman.

Porang memiliki daun yang besar dan berbentuk menjadi. Daun majemuknya berjumlah 4 setiap batang dan pada tiap daun majemuknya terdiri 10 helai daun.

Bunga porang muncul saat musim hujan, bunga ini menyerupai terompet merah muda yang ditopang oleh batang kecil dengan tinggi sekitar 20-30 cm. Batang bunga porang tersebut muncul dari umbi porang yang tidak ditumbuhi oleh daun (kondisi flush).

Umbinya memiliki serat halus, tidak terdapat bintil, daging umbinya berwarna kuning agak oranye, serta mengandung glukomanan.

Iles-Iles

Jenis jenis porang
Iles-iles

Tanaman ini memiliki daun yang kecil, ujung daun yang runcing dan berwarna hijau tua. Kulit batangnya halus dan berwarna keunguan dengan bercak putih.

Iles-iles memiliki permukaan umbi yang berbintil, umbi berserat halus dan berwarna putih. Tanaman jenis ini tidak memiliki katak/bubil pada setiap pertemuan cabang.

Suweg | Jenis-Jenis porang

Jenis jenis porang
Suweg

Tanaman ini merupakan anggota dari marga Amorphophallus masih berkerabat dengan bunga bangkai dan iles-iles. Suweg sering disamakan dengan iles-iles karena keduanya memiliki kemiripan morfologi daun pada fase vegetatifnya, serta menghasilkan umbi yang bisa dimakan.

Perbedaan mencolok diantara keduanya adalah pada bagian daun, batang dan umbi. Tanaman suweg memiliki daun yang kecil, batang yang dipenuh duri, umbi berwarna putih yang permukaannya dipenuhi bintil, tidak mengandung glukomanan, dan tidak terdapat umbi katak atau bubil pada pertemuan cabangnya. Umbi suweg biasanya dikonsumsi dengan cara direbus.

Walur

Jenis jenis porang
Walur

Tanaman walur masih berkerabat dengan suweg dan iles-iles, meskipun masih belum banyak dimanfaatkan dan diketahui banyak orang. Walur memiliki umbi yang kecil dan dapat menimbulkan gatal-gatal di mulut saat memakannya. Tak heran, banyak orang yang enggan memakannya.

Tanaman ini memiliki daun yang kecil, ujung daun runcing dan berwarna hijau muda mengkilap. Sementara itu, kulit batangnya kasar berwarna hijau keunguan dan memiliki bercak-bercak putih.

Pada pertemuan cabangnya tidak terdapat umbi katak atau bubil. Umbi walur memiliki ciri permukaannya terdapat bintil dan kasar, daging umbinya berwarna putih agak kekuningan dan memiliki serat halus.

 

Blodor | Jenis-Jenis porang

Tanaman blodor memiliki ciri batang yang sama dengan walur, namun batangnya lebih kasar dan lebih tinggi hingga bisa menyerupai tanaman pepaya.

 

Demikian informasi mengenai jenis-jenis tanaman porang. Jadi, bagaimana? Apakah Anda siap untuk membudidayakan tanaman porang? Sebelum diekspor, umbi porang perlu diolah terlebih dahulu. Anda dapat memanfaatkan Mesin Perajang Porang.

Untuk informasi menarik lainnya Anda dapat mengunjungi website kami hanya di Publisher.