Cara Pemupukan Lada yang Mudah di Jamin Berhasil

cara pemupukan lada

Pada artikel kali ini saya akan menjelaskan cara pemupukan lada dengan mudah. Namun, tahukah kamu apa itu lada?? mari kita simak…

PEMUPUKAN TANAMAN  LADA

Hampir pada setiap budidaya ini tanaman selalu ada pemberian pupuk. Peranan pupuk sendiri sangatlah vital. Pupuk bisa diibaratkan bagai makanan bagi manusia. Pada pupuk terkandung berbagai unsur hara baik makro maupun mikro yang merupakan asupan nutrisi bagi tanaman untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangannya.Kita mengenal dua fase pemupukan pada tanaman yaitu pupuk dasar dan pupuk susulan. Pupuk dasar biasa ini diberikan pada saat awal pengolahan dan persiapan lahan. Sedangkan pupuk susulan ini akan diberikan setelah tanaman ditanam di lahan tersebut yang tujuannya untuk senantiasa mensuplai kebutuhan nutrisi selama tanaman tumbuh dan berkembang. mesin perontok lada.

Banyak sekali petani pemula ini yang masih belum paham dengan bagaimana caranya memberikan pupuk susulan dengan baik dan benart dimana pupuk susulan ini kebanyakan adalah pupuk anorganik seperti ZA, SP, KCL, PHONSKA, MUTIARA, KNO dll yang mana notabenenya ini akan berdampak buruk apabila diberikan secara berlebihan. Jadi harus pas sesuai kebutuhan tanaman.Fase pemberian pupuk susulan terbagi menjadi 3 fase yaitu fase vegetatif (pertumbuhan awal), generatif (pembungaan dan pembuahan) serta fase pembesaran atau pematangan buah.

cara pemupukan lada1

1. Pupuk Susulan Pada Fase Pertumbuhan Awal (Vegetatif

Pemupukan susulan yang diberikan pertama kali ini adalah pada fase pertumbuhan alias vegetatif. Sebelumnya perlu anda pahami terlebih dahulu bahwasanya pada fase pertumbuahan awal ini sistem imun tanaman belum terbentuk sempurna. Selain itu kadar fitohormon tanaman ini juga seperti auksin dan masihlah sangat tinggi sekali sehingga laju pertumbuahnnya akan sangat pesat. Pada fase awal seperti ini sebenarnya unsur yang paling dibutuhkan tanaman adalah Nitrogen.

Akan tetapi kita harus ingat bahwa ada sistem imun tanaman yang masih lemah membuatnya rentan terhadap serangan penyakit, padahal Nitrogen ini selain menyuburkan tanaman juga dapat menyuburkan jamur serta bakteri patogen (jahat).Dan oleh karena itu kita harus memberikan asupan unsur hara yang seimbang dansesuai porsi. Jadi gunakanlah pupuk NPK seperti Phonska atau Mutiara yang  setelah 1 minggu tanam. kita juga bisa mencampur antara ZA + SP-36 + KCL dengan perbandingan 1 : 1 : 1 (sama). Dosis yang dipakai ini adalah melarutkan 1 gelas (300cc) butiran NPK/campuran dengan 25-30L air. Kocorkan pada tanaman sebanyak 50 cc per tanaman. Interval pemberiannya ini adalah 7-10 hari sekali dan sebaiknya dilakuakn setelah pengairan.

Jangan lupa kita untuk selalu memperhatikan pada unsur mikro yang dari tanaman dengan pemberian secara kocor maupun semprot menggunakan pupuk cair yang banyak dijual di toko pertanian. Pemupukan ini dilakukan hingga tanaman ini memasuki vase generatif (berbunga) nanti. Itulah panduan cara memberikan pupuk dan susulan pada fese pertumbuhan awal.

2. Pupuk Susulan Pada Fase Pembungaan (Generatif

Biasanya setelah 1 bulan tanaman yang ini juga akan memasuki fase generatif (tergantung jenis tanaman). Pada saat ini berbunga, kebutuhan nutrisi tanaman ini harus diatur ulang. Kali ini kita tidak akan dibuat lagi dengan merata namun dibuat unggul salah satu unsur yang penting untuk membentuk bunga yaitu unsur Fosfor (Phospat) dan menurunkan Nitrogennya.

Jadi kita tetap bisa menggunakan NPK namun menambahkan SP-36 dengan perbandingan 1 : 1 (misal 1 kg NPK PHONSKA + 1 kg SP-36). Disini unsur N dan K masih akan tetap ada namun unsur P menjadi lebih banyak. Kalau kita hendak mencampur sendiri maka campurkan ZA+SP36+KCL dengan perbandingan 1 : 3 :1 (unggul Phospat).

Larutannya ini dibuat sama yaitu setiap 1 gelas (300cc) pupuk untuk 25-30 L air. Dikocorkan ini ke lubang buatan sekitar 10cm didekat pangkal tanaman. Interval juga sama yaitu 7-10 hari sekali. Unsur mikro ini tetap diberikan dengan cara semprot atau kocor.

Sekian cara pemupukan lada ini, semoga cara ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Dan saya mengucapkan banyak terimakasih.