8 Cara Mencuci Baju Agar Tidak Bau Amis, Manjur!

cara mencuci baju

Cara mencuci baju agar tidak bau amis, salah satu tugas rumah tangga yang paling penting adalah mencuci pakaian. Namun, seringkali kita menghadapi masalah yang umum, yaitu bau amis yang menempel pada pakaian meskipun telah dicuci.

Faktor-faktor seperti keringat dan kelembaban, serta seringnya memakai pakaian tanpa mencuci dengan baik adalah penyebab bau amis ini. Jangan khawatir, ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi masalah ini dan menjaga pakaian Anda tetap segar dan wangi setelah dicuci.

Cara Mencuci Baju Agar Tidak Bau Amis

1. Pemisahan Pakaian Berdasarkan Warna dan Jenis Bahan

Sebelum memulai pencucian, penting untuk membedakan pakaian berdasarkan warna/jenis bahannya. Pisahkan pakaian gelap dari pakaian terang agar warna tidak bercampur dan tidak merusak pakaian.

Selain itu, pisahkan pakaian katun dari pakaian wol atau sintetis agar Anda dapat mencuci setiap jenis pakaian dengan benar sesuai kebutuhan.

2. Gunakan Deterjen Berkualitas Tinggi

Pilihan deterjen yang tepat sangat penting untuk menjaga pakaian tetap bersih dan segar. Pilih deterjen berkualitas tinggi  sesuai dengan jenis pakaian yang akan Anda cuci.

Memiliki kandungan antibakteri untuk membantu menghilangkan bakteri yang menyebabkan bau amis pada pakaian. Untuk mendapatkan hasil terbaik, pastikan untuk mengikuti petunjuk penggunaan deterjen yang tertera pada kemasan.

3. Perhatikan Penggunaan Pelembut Pakaian

Pakaian pelembut dapat melembutkan tekstur pakaian dan meninggalkan aroma yang menyegarkan, tetapi jangan gunakan terlalu banyak karena dapat meninggalkan residu berbau tidak sedap. Gunakan pelembut pakaian dengan benar sesuai petunjuk penggunaan.

Baca Juga: Cara mencuci kaos agar tidak luntur

4. Pencucian dengan Suhu Air yang Tepat

Hasil akhir pencucian dipengaruhi oleh suhu air yang digunakan selama proses pencucian. Pakaian yang sangat kotor atau berbau amis lebih baik dicuci dengan air hangat atau panas. Namun, sesuaikan suhu air untuk jenis pakaian agar tidak merusak serat-seratnya; pakaian wol atau sutra lebih baik dicuci dengan air dingin.

5. Proses Pencucian yang Cermat

Selama proses pencucian, perhatikan area yang rentan terhadap bakteri dan kotoran, seperti ketiak dan kerah. Gosok bagian-bagian ini dengan lembut menggunakan sikat cucian atau sikat gigi bekas yang telah dibersihkan. Hal ini akan membantu menghilangkan noda dan kotoran serta mencegah bau yang tidak sedap.

6. Jemur Pakaian dengan Benar

Pastikan untuk mengeringkan pakaian dengan benar setelah dicuci. Jemur pakaian di tempat yang terkena sinar matahari secara langsung karena sinar matahari memiliki sifat antibakteri alami yang dapat membunuh bakteri penyebab bau amis.

Namun, jangan gunakan alat pengering pakaian terlalu lama karena panas yang dihasilkannya dapat merusak serat pakaian.

7. Gunakan Pengharum Pakaian

Jika Anda ingin aroma yang lebih tahan lama pada pakaian Anda, Anda dapat menggunakan pengharum pakaian yang tersedia dalam berbagai wangi. Namun, pastikan untuk memilih produk yang aman dan tidak mengandung bahan kimia yang berbahaya bagi Anda dan lingkungan.

8. Simpan Pakaian dengan Baik

Pakaian harus dilipat dan disimpan dengan rapi dalam lemari atau laci yang bersih dan kering setelah kering. Hindari menyimpan pakaian dalam keadaan lembab atau tertumpuk karena dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri dan jamur yang menyebabkan bau yang tidak sedap.

Kesimpulan

Mencuci baju agar tidak bau amis memerlukan perhatian dan tindakan ekstra, tetapi ini sangat penting untuk menjaga pakaian Anda bersih dan bebas dari bau yang tidak diinginkan. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas secara teratur, Anda dapat menjaga pakaian Anda bersih, segar, dan bebas dari bau yang tidak diinginkan. Semoga berhasil!

Membicarakan tentang kaos, Anda dapat menggunakan jasa cetak kaos jogja jika Anda sedang mencari perusahaan cetak kaos sablon yang berkualitas dan terpercaya. Di sana, Anda akan menemukan banyak kaos dengan kualitas terbaik dan harga terjangkau.