Cara Membuat Wajik Ketan Cemilan Manis dan Lezat

Hello kembali lagi di artikel kami, sebelumnya saya sudah membahas mengenai bubur sumsum dan artikel cara masak ayam bakar dan artikel kali ini akan membahas tentang cara membuat wajik ketan.
Begitu banyak kue yang dibuat dengan bahan dasar beras ketan, salah satunya ialah wajik. Cara membuat wajik ketan sangatlah mudah. Ada juga kue yang lain yang di buat dengan menggunakan alat khusus seperti oven kue yang lebih praktis dan sangat mudah.
Wajik ketan ini umumnya dibuat dengan tambahan gula merah sehingga didapatkan warna gelap kecoklatan.Wajik ketan termasuk satu jajanan tradisional yang saat ini sangat sulit ditemui.Kalian pasti penasaran kan silahkan simak artikel ini.Cara membuat wajik ketan ini sangat mudah dan juga praktis.
Sebutan kue wajik sendiri lebih terkenal di daerah Jawa Tengah dan memiliki sebutan yang berbeda-beda di setiap daerah. Kue ini termasuk dalam kategori jajanan basah dengan cita rasa manis dan nikmat.
Biasanya, Kue wajik disajikan pada moment pesta pernikahan atau hari raya. Meski begitu, saat ini kehadiran kue wajik mulai digantikan kue-kue modern yang lebih praktis.
Di desa saya, kue basah ini menjadi menu wajib acara hajatan mulai dari hajat pengantin, sunatan, bancakan, kendurian dll. Dulu saya sampai bosan bin mblenger lihat makanan satu ini, apalagi kalau musim hajat pengantin.
cara membuat wajik ketan

Cara Membuat Wajik Ketan Agar Hasilnya Memuaskan dan Lezat

Kue wajik dibuat dari bahan ketan dan santan kelapa sehingga rasanya sangat nikmat, punel dan gurih. Membuat kue wajik tidaklah susah loh, namun generasi muda saat ini lebih suka yang instan sehingga mungkin kurang tertarik untuk membuat kue wajik.
Sama seperti namanya, wajik jenis satu ini berasal dari beras ketan. Biasanya masyarakat Jawa membuat wajik satu ini dengan cara mengukus beras ketan, santan, dan gula hingga berminyak atau lembut.
Gula yang digunakan sendiri biasanya berasal dari jenis gula merah yang berwarna coklat muda hingga coklat tua. Setelah wajik dikukus, lalu dipotong-potong sesuai dengan selera pembuatnya. Bentuk yang sering dibuat untuk wajik ini adalah persegi panjang dan jajar genjang.
Bentuk inilah yang melatar belakangi mengapa masyarakat Jawa memberikan nama “Wajik”. Biasanya wajik ketan memiliki aroma harum karena diolah dengan menggunakan daun pandan.
Nah, jika Anda termasuk penggemar kue wajik, simak langsung cara membuat wajik yang enak berikut ini :

1.Pilih ketan yang berkualitas

Agar wajik buatan Anda bisa nikmat sempurna, pastikan pilih ketan yang berkualitas, misalnya : utuh dan tidak banyak yang patah.

2.Kukus Ketan 

Setelah dicuci dan direndam sebentar, Anda bisa mengukus ketan. Sesekali, perciki ketan dengan air panas agar kelembapan ketan terjaga dan ketan bisa matang sempurna.

3.Gunakan pewarna alami

Agar wakna wajik lebih menarik dan aman, pastikan Anda gunakan pewarna alami, misalnya : untuk wajib yang berwarna cokelat, Anda bisa menggunakan gula merah.
Namun jika suka warna hijau, Anda bisa menggunakan daun suji. Atau jika ingin warna lain, Anda bisa menggunakan pewarna makanan yang aman.

4.Gunakan santan kelapa dalam jumlah yang tepat

Agar rasa wajik gurih dan nikmat, Anda harus menggunakan santan dalam jumlah yang tepat. Lebih banyak lebih baik, karena akan membuat rasa wajik lebih nikmat.

5.Potong dalam kondisi dingin

Agar bentuk wajik buatan Anda lebih cantik, potonglah wajik sudah ketika sudah dalam keadaan dingin. Gunakan pisau yang sudah diolesi minyak goreng pada kedua sisinya, baru Anda bisa potong wajik sesuai selera.

Beberapa Cara Membuat Wajik Ketan

1.Wajik Ketan Pandan dan Gula Merah

Bahan-bahan:

  • Ketan putih cukup dengan 400 gram, cuci bersih dan tiriskan
  • Air panas kurang lebih 25 ml
  • Santan kental dari 1 butir kelapa sebanyak 250 ml
  • Gula merah sebanyak 250 gr, sisir halus
  • Daun pandan cukup dengan 3 lembar
  • Garam sekiranya ½ sdt

Cara Membuat Wajik Ketan:

  1. Tahap pertama cuci terlebih dahulu beras ketan yang telah Anda persiapkan sampai bersih. Kemudian kukuslah beras ketan tersebut kurang lebih 30 menitan. Setelah 15 menit, perciki kukusan beras ketan tadi dengan menggunakan air panas. Hal ini bertujuan agar tekstur ketan menjadi lebih kenyal dan empuk.
  2. Sambil menunggu kukusan matang, rebuslah gula merah dan santan. Pastikan gula merah tersebut bisa larut secara sempurna. Jangan lupa aduk-aduk rebusan tersebut agar tekstur santan tidak pecah. Aduklah hingga santan meletup-letup, kemudian matikan api.
  3. Sekarang masukan ketan kukus tadi kedalam rebusan santan dan gula merah. Masak sambil tetap terus diaduk dengan menggunakan api kecil agar matang secara merata. Jangan lupa, pastikan pula masukan daun pandan dan tunggu santan mengering.
  4. Tuangkan adonan ketan tersebut ke dalam loyang berukuran 20x20x4 cm yang telah dialasi dengan menggunakan daun pisang. Tunggu ketan sampai dingin, kemudian potong-potong sesuai selera masing-masing.
  5. Wajik ketan ini sangat cocok sekali manakala Anda jadikan sebagai camilan bersantai teman minum kopi atau teh manis, apalagi akan semakin lebih apabila Anda mengonsumsinya saat berkumpul bersama keluarga tercinta.

2.Wajik Ketan Pandan Hijau

Bahan-bahan:

  • Pertama. Sediakan 500-gr beras ketan putih, atau sesuai porsi.
  • Kedua. Ditambah dengan 200-gr gula-pasir.
  • Ketiga. ditambah lagi dengan 500-ml air santan, kalau ingin praktis bisa pakai sun atau santan kara.
  • Keempat. Sediakan lagi daun pandan sebanyak 9 atau 10 helai.
  • Kelima. Tambahkan lagi pasta pandan secukupnya.

Cara Membuat:

  1. Langkah pertama. Terlebih dahulu rendam beras ketan kurang lebih selama 2 atau 3 jam [Pastikan air rendaman diberi pasta-pandan secukupnya saja, agar berasnya juga menjadi hijau].
  2. Langkah kedua. Apabila telah selesai direndam, pastikan berasnya dikukus selama kurang lebih 25-menit dan sampai empuk.
  3. Langkah Ketiga. Sambil menunggu kita siapkan santannya, dan pastikan santan juga sudah diblender, dengan 5-helai daun pandan agar wangi, dan setelah itu jangan sampai lupa disaring juga yah?.
  4. Langkah keempat. Untuk memasak santan, jangan lupa panaskan terlebih dahulu wajannya, masak santan + 5-helai daun pandan yang sudah diikat ditambah dengan gula [takarannya menyesukan selera masing-masing] Lalu diamkan sampai mendidih, kemudian diaduk sampai pecah santannya.
  5. Langkah kelima. Apabila setelah selesai, kukus terlebih dahulu ketannya, dan masukkan kedalam santai tadi.
  6. Langkah keenam. Nyalakan apinya lagi, aduk terus sampai air meresap di ketan, kemudian tanak.
  7. Langkah ketujuh. Jangan lupa siapkan loyang yang sudah diberi minyak, dan masukkan ketan. Lalu tekan agar padat, dan diamkanlah sampai dingin, baru kemudian diiris.

3.Wajik Ketan Gula Merah

Bahan-bahan:

  • Seperti namanya, kue wajik membutuhkan bahan utama berupa 500 gram beras ketan kualitas bagus yang utuh dan tidak patah patah. Gunakan beras ketan yang masih bagus dan tidak bau apek.
  • Buah kelapa ukuran sedang besar kurang lebih sebanyak 1 buah. Parut daging kelapanya dan peras buat santan kurang lebih sebanyak 700 gram.
  • Gula pasir putih kurang lebih sebanyak 90-105 gram saja. Bisa juga menggunakan gula yang berwarna agak kekuningan asalkan bersih dari kotoran.
  • Gula merah jawa kualitas bagus kurang lebih sebanyak 200 gram untuk memberikan aroma dan rasa manis alami di kue wajik ketannya. Potong menyamping atau sisir sisir gulanya sampai halus supaya mudah saat proses membuat wajik nya nanti. Komposisi gula merah jawa bisa ditambahkan kalau suka manis dan ingin membuat wajik dengan warna lebih coklat tua.
  • Daun pandan segar ukuran sedang besar kurang lebih sebnayak 4 lembar saja untuk menambah aroma. Jangan lupa cuci bersih terlebih dahulu sebelum digunakan.
  • Minyak goreng baru secukupnya untuk mengolesi loyang yang akan digunakan dan pisau untuk memotong supaya tidak lengket.
  • Daun pisang segar secukupnya. Cuci terlebih dahulu lalu keringkan sebelum dipakai untuk alas loyangnya.

Cara Membuat:

  1. Langkah pertama adalah cuci beras ketan yang sudah dipersiapkan sampai benar benar bersih. Cara mencucinya seperti mencuci beras untuk memasak nasi pada umumnya.
  2. Siapkan kukusan dengan api sedang dan beri air secukupnya. Masukkan beras ketan yang sudah dicuci diatas kedalamnya dan kukus sampai setengah matang atau kurang lebih membutuhkan waktu sekitar 22-30 menit lalu angkat dari kompor (tergantung banyaknya beras yang dipakai, dandang kukusan, api kompor dan air yang digunakan). Sesekali percikan air di atas beras ketan supaya tidak kering dan kelembabannya terjaga.
  3. Ambil panci buat rebusan yang ukurannya agak besar dan hidupkan dengan api sedang.
  4. Masukkan santan yang sudah dipersiapkan diatas dan gula pasir nya. Aduk aduk sampai gula pasir larut sempurna.
  5. Masukkan gula jawa yang sudah disisir halus lalu aduk aduk lagi sampai gula merah larut.
  6. Karena biasanya gula merah itu mengeluarkan kotoran, setelah gula merah larut maka angkat dulu lalu saring sampai bersih. Baru kemudian direbus lagi dengan api sedang.
  7. Masukkan daun pandan yang sudah dicuci bersih sebelumnya. Aduk aduk kembali sampai campuran santan dengan bahan lainnya ini kelihatan berminyak dan kental.
  8. Ambil beras ketan yang sudah dikukus tadi dan tuang sedikit demi sedikit ke dalam adonan santan diatas.
  9. Tetap diaduk aduk supaya beras ketan dan bahan lainnya tercampur sempurna dan larutannya kelihatan berkurang dan beras ketannya matang.
  10. Siapkan loyang atau wadah cetakan plastik lainnya juga boleh.
  11. Ambil daun pisang yang sudah dibersihkan terlebih dahulu dan tarus sebagai alas di cetakannya. Beri dan lapisi dengan sedikit minyak supaya tidak lengket. Tuang adonan kue wajik yang sudah matang diatas ke dalamnya lalu ratakan.

Itulah resep wajik ketan yang dapat kami sajikan. Dengan membuatnya, maka Anda juga sudah melestarikan budaya asli Indonesia. Semoga bermanfaat dan menjadi sumber referensi resep masakan terbaik bagi Anda. Selamat mencoba!