Cara Membuat Pakan Kambing Fermentasi Kering

Cara Membuat Pakan Kambing Fermentasi Kering

Di artikel kali ini saya akan membahas tentang Cara Membuat Pakan Kambing Fermentasi Kering Baca dan simak baik baik.

Pakan Kambing Fermentasi Kering

Latar belakangbiaya pakan pada sebuah usaha peternakan mencapai 70–80% dari biaya operasional usaha.Beberapa strategi pakan yang dapat dilakukan antara lain adalah peningkatan nilai nutrisi baik secara biologi, pemecahan partikel, suplementasi maupun tatalaksana pemberian pakan yang dapat meningkatkan nilai manfaat dari bahan pakan asal biomas lokal tersebut.

Pakan Lengkap :Ransum pakan campuran yang dibuat dari berbagai bahan pakan yang disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi ternak.Ransum seimbangAdalah ransum yang diberikan selama 24 jam yang mengandung semua zat nutrien (jumlah dan macam-macam nutriennya) dan perbandingan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi sesuai dengan tujuan pemeliharaan ternak kambing ini.

Contoh Bahan Pakan Ternak :
Sumber Serat Kasar : Batang kangkung, tumpi jagung, jerami padi, pucuk tebu, tongkol jagung, kulit kacang hijau, Kulit kedelai.Sumber Energi : Dedak jagung, tetes tebu, bekatul. Sumber Protein : Bungkil kopra, kulit kopi, bungkil sawit, tepung ikan.Sumber MineralKalsium & Garam Dapur

Kelebihan Pakan Lengkap :
Susunan kandungan nutrisi pakan seimbang & sesuai dengan kebutuhan nutrisi ternak.Hemat tenaga kerja (1 orang bisa menangani 100 ekor ternak).Mudah dipraktekkan karena bahan tersedia di lingkungan sekitar.Waktu penggemukan relatif pendek yakni 3(tiga) sampai 4(empat) bulan. Pertumbuhan berat badan harian ternak mencapai gr/hr atau 3(tiga) sampai 6(enam) kg/bln. Harganya relatif murah karena bahan bisa diambil dari limbah pertanian. Penyimpanan lebih mudah.

Contoh Untuk Pembuatan 100 kg Pakan
Bahan Baku : – Batang kangkung kering 25 kg- Tumpi jagung kg- Kulit kacang hijau kering 25 kgPerbandingan = 1 : 2 : 1Bahan Tambahan : – Jagung giling kg- Bekatul kg- Bungkil kopra kgBahan Fermentasi : – Garam Kg- Tetes tebu kg- EM ml- Air secukupnya*Bakteri sangat dibutuhkan dlm proses penguraian enzimatis pembuatan pakan

KANDUNGAN BAHAN PAKAN BK(%) PK(%) LK(%) SK(%) TDN(%)
Tumpi jagung : 87: , ,Batang kangkung : : , , , , ,475Kulit kacang hijau : ,Bungkil kopra : 90, , , , ,333Bekatul padi : 91, , , , ,521Jagung giling :Tetes tebu : 30, , ,000Ket : BK = Berat Kering- PK = Protein Kasar- LK = Lemak Kasar- SK = Serat Kasar- TDN = Total Digestible Nutrient

CARA PEMBUATAN PAKANBahan baku ( btg kangkung, tumpi jagung, kulit kacang hijau) yang sudah di giling dicampur jadi satuLarutkan ( garam, tetes tebu, EM4) dengan air secukupnya

CARA PEMBUATAN PAKAN Basahi adonan dan aduk hingga rata
* Cirinya : Bila adonan dikepal dengan tangan air tidak menetes, dan bila kepalan dilepas maka adonan akan mekar

CARA PEMBUATAN PAKAN: Masukkan adonan ke dalam drum dan padatkan

CARA PEMBUATAN PAKANdan tutup rapat, biarkan selama 3-7 hari

PEMBERIAN PAKANSebelum diberikan pada kambing tambahkan bahan tambahan ( jagung giling, bekatul, bungkil kopra )aduk sampai rataPakan siap di berikan pada kambing

Pengeluaran Biaya: – Btg kangkung kg x Rp = Rp-Tumpi jagung kg x Rp = Rp.35000- klt kcg hijau kg x Rp = Rp- jagung glg kg x Rp =Rp- Bungkil kopra kg x Rp = Rp.25000- Bekatul kg x Rp Rp- EM ml Rp. 3500- Tetes tebu liter Rp. 5000- Garam kg Rp. 2500- Tenaga kerja ekor x Rp Rp.42000- Biaya giling Rp- Lain-lain Rp. 5000Total Rp224000

Lanjutan Hasil produksi = 1 ons daging/ekor/hari
dengan harga jual = Rp.2600/ekor/hrMisal : kebutuhan pakan rata-rata 1 kg/ekor/hrMka : biaya produksi : jml kambing= Rp : 140 ekor= Rp. 1600/ekor/hrJadi keuntungan per hari: harga jual – biaya produksi= Rp Rp.1600= Rp. 1000/ekor/hari

Demikian artikel yang saya buat untuk kali ini. Terimakasih. Semoga bermanfaat untuk kalian yang membacanya….