Cara Budidaya Cengkeh Dengan Mudah dan Berhasil

cara budidaya cengkeh

Cara Budidaya Cengkeh Dengan Mudah dan Berhasil- Cengkeh atau cengkih merupakan tanaman asli nusantara. Tanaman cengkeh berasal dari Pulau Maluku, kemudian menyebar di daratan Indonesia lainnya hingga ke manca negara seperti Bangladesh, Sri Lanka, Pakistan, dan banyak lagi.

Cengkeh juga merupakan salah satu jenis tanaman rempah yang memiliki banyak manfaat. Bagian yang sering juga dimanfaatkan dari tanaman cengkeh adalah bagian kuncup bunganya. Biasanya mungkin akan melalui proses pengeringan terlebih dahulu sebelum akhirnya dikonsumsi atau digunakan. Kuncup bunga dari tanaman inilah yang juga seringkali disebut oleh masyarakat sebagai cengkeh.Gunakan Mesin Giling Cengkeh supaya mudah dalam berbisnis

Cara Menanam Cengkeh Dengan Benar

cara budidaya cengkeh

Mungkin Harga cengkeh di pasaran diketahui cukup stabil dengan permintaan konsumen terhadap rempah ini juga meningkat. Cengkeh juga bisa dapat disimpan dalam kurun waktu yang relatif lama dan kualitasnya juga tidak menurun. Cukup menjanjikan untuk dikembangkan sebagai peluang usaha. Anda tertarik? Coba saja untuk membudidayakannya terlebih dahulu. Berikut adalah cara menanam cengkeh agar cepat berbuah.

1. Persiapan Bibit Cengkeh

Pastikan juga bahwa buah cengkeh yang Anda pilih memang merupakan buah yang telah masak di pohonnya. Apabila mungkin Anda sudah mendapatkan buah yang berkualitas, maka tahap berikutnya adalah memanfaatkan biji buahnya sebagai benih. Cara mendapatkan benih cengkeh dari buahnya juga dapat Anda lakukan dengan beberapa tahap berikut ini.

  • Kupas kulit buah cengkeh dengan hati-hati
  • Pastikan bijinya tidak lecet atau luka
  • Keluarkan biji-biji yang ada di dalam buah
  • Hindari biji yang sudah terlalu kecil atau pun yang memiliki bercak hitam
  • Rendam biji yang sudah terpilih dengan air selama satu hari
  • Cucilah biji cengkeh dengan air
  • Ulangi lagi pencucian sebanyak dua sampai tiga kali hingga lendir-lendir pada biji tidak ada lagi yang menempel

2. Persiapan Media Tanam

Sebelum menanam, pemilihan media tanam juga harus diperhitungkan. Beberapa alat dan bahan yang perlu Anda siapkan untuk menanam cengkeh adalah sebagai berikut.

  • Tanah gembur
  • Pupuk kandang
  • Pot atau polybag yang mungkin sudah dilubangi di bagian bawah
  • Cetok
  • Air secukupnya

3. Pembibitan Cengkeh

Tanaman cengkeh sebaiknya disemai terlebih dahulu dengan menggunakan media tanam yang lebih kecil untuk menstimulasi pertumbuhan akar. Dengan demikian, pembibitan pun dapat dikontrol atau dipantau dengan mudah hingga pertumbuhan tunas.

Adapun langkah-langkah yang perlu ditempuh untuk pembibitan adalah sebagai berikut.

  • Campurkan tanah dan pupuk kandang. Perbandingannya 2:1
  • Masukkan campuran tanah ke dalam pot atau polybag yang sudah disediakan
  • Buatlah lubang di bagian tengahnya
  • Letakkan biji cengkeh di dalam lubang
  • Tutup dengan tanah
  • Padatkan tanah secara perlahan
  • Siram dengan air secukupnya
  • Letakkan calon bibit di tempat yang sudah strategis dan aman dari angin kencang
  • Pastikan terkena sinar matahari sebanyak 25%
  • Pantau pertumbuhan bibit cengkeh

4. Persiapan Lahan

Mungkin Untuk tata cara menanam cengkeh agar berbuah lebat, tidak terlepas dari pengolahan lahan yang baik. Pengolahan lahan juga sebaiknya dilakukan dua bulan sebelum melakukan proses pemindahan bibit. Memang butuh waktu yang cukup sedikit agar lebih lama guna menunggu lahan agar siap untuk ditanami.

Berikut adalah metode pengolahan lahan yang baik.

  • Pilih lahan di areal yang terbuka dan terkena sinar matahari langsung
  • Bersihkan juga lahan tanam cengkeh dari bebatuan, gulma atau tanaman liar
  • Lakukan penggemburan terhadap lahan tanam
  • Diamkan lahan yang mungkin sudah digemburkan selama satu minggu untuk membantu sterilisasi tanah dari gas-gas yang mengancam pertumbuhan tanaman
  • Cangkul tanah dengan kedalaman 75 cm
  • Pastikan lebar lubang tanam sekitar 50 cm
  • Masukkan pupuk kandang ke dalam lubang tanam
  • Diamkan selama satu bulan supaya pupuk meresap ke dalam tanah

5. Pemindahan Bibit Cengkeh

Mungkin Yang dibutuhkan dalam memindahkan bibit cengkeh adalah bibit tanaman cengkeh itu sendiri serta lahan permanen yang akan dijadikan sebagai lahan tanam cengkeh. Bibit cengkeh yang sekiranya sudah bisa dipindahkan ke lahan permanen adalah bibit tanaman yang sudah berumur 2 tahun.

Pemindahan bibit dapat dilakukan dengan tahapan berikut ini.

  • Pastikan juga bibit yang akan ditanam adalah bibit dengan kondisi batang lurus.
  • Robeklah polybag
  • Ambil bibit cengkeh hingga ke akarnya
  • Semprotkan juga dengan air agar bersih dari tanah yang menempel
  • Tanam bibit ke lubang yang telah disiapkan
  • Tutup dengan tanah
  • Padatkan dengan perlahan
  • Ikat tanaman dengan kayu
  • Posisikan kayu menancap dengan keadaan miring
  • Taburkan juga pupuk kandang di sekitar tanaman
  • Timbun kembali dengan tanah
  • Taburkan juga kapur pertanian di sekitar tanaman guna untuk memperbaiki pH tanah

6. Perawatan Tanaman Cengkeh

Tanaman cengkeh yang mungkin sudah ditanam ke lahan permanen juga harus tetap dijaga pertumbuhannya, mengingat banyaknya hama peyakit yang dapat menyerang tanaman cengkeh. Hal ini dapat menyebabkan tanaman rusak hingga mati. Terutama untuk di tahun-tahun awal, perawatan harus intens dilakukan guna untuk menjaga pertumbuhan tanaman agar menjadi kokoh, besar, dan cepat berbuah.

Perawatan atau pemeliharan tanaman cengkeh juga dapat dilakukan dengan cara-cara berikut ini.

  • Berikan pupuk secara berkala setiap 4 bulan sekali pada dua tahun pertama.
  • Semprotkan insektisida jika terdapat hambatan dalam pertumbuhan tanaman atau bermasalah dengan daunnya.
  • Siramlah tanaman menggunakan air yang cukup terutama saat musim kemarau.
  • Cabutlah juga gulma atau tanaman liar yang tumbuh di sekitar tanaman cengkeh.
  • Lakukanlah penggemburan tanah secara berkala untuk setiap satu bulan sekali.

Tanaman cengkeh juga merupakan tanaman yang mampu tumbuh besar dengan tinggi dapat mencapai hingga 8 sampai 12 meter. Tanaman yang tergolong tanaman rempah ini mampu hidup bertahun-tahun dan berdaun lebat hijau (agak kekuningan) sepanjang tahun, baik saat musim hujan ataupun kemarau.

Penantian untuk memanen cengkeh juga memang harus dijunjung dengan kesabaran. Bagaimana tidak? Mungkin Untuk dapat memanen cengkeh, para pegiat tanaman juga harus menunggu hingga lima tahun lamanya. Untuk Anda,para calon penggiat budidaya tanaman cengkeh tidak perlu khawatir setelah mengetahui informasi tersebut karena kuantitas cengkeh yang dihasilkan sangat tinggi dalam sekali panen. Selain itu juga proses panen juga bisa dapat dilakukan berkali-kali pada satu pohon yang sama.

Diketahui bahwa satu pohon dapat menghasilkan 3 sampai 5 kg cengkeh. Untuk Satu pohon cengkeh juga bisa dipanen 3 sampai 6 kali. Mungkin Jarak waktu untuk memanennya yaitu 5 sampai 7 hari. Pemetikan atau panen juga harus dilakukan di waktu yang tepat. Jika mungkin pemetikan dilakukan lebih awal ataupun terlambat maka cengkeh dianggap sebagai cengkeh yang kurang berkualitas.

Proses panen cengkeh juga biasanya dilakukan dengan memetik bagian bunganya. Jangan sampai bunganya mekar karena yang biasanya dibutuhkan adalah bunga yang kuncup. Cukup petik bagian bunganya saja tanpa mengikutkan ranting dan daunnya. Hal ini bertujuan untuk menjaga pertumbuhan tunas tanaman cengkeh. Setelah memetik bunga, tempatkanlah bunga-bunga tersebut ke dalam keranjang atau wadah yang telah disiapkan.