Berikut Ini Adalah Penjelasan Asal Usul Batik Kawung Yang Belum Kalian Ketahui

Asal Usul Batik Kawung

Pada artikel kali ini saya akan membahas mengenai asal usul batik kawung yang harus kalian ketahui.

Ada banyak cerita tentang apa yang sebenarnya menjadi inspirasi motif batik Kawung ini. Namun hanya ada dua versi yang yang banyak disetujui oleh masyarakat.

Asal Usul Batik Kawung

Asal Usul Batik Kawung

Versi yang pertama adalah dimana inspirasi batik Kawung ini berasal dari serangga Kumbang. Lalu versi kedua adalah dimana inspirasi batik Kawung berasal dari buah pohon aren, yaitu Kolang-Kaling.

Versi pertama menceritakan bahwa kata Kawung berasal dari Kwangwung (Oryctes rhinoceros), sejenis kumbang berwarna cokelat cerah yang seringkali menjadi hama tanaman kelapa. Serangga ini kerap hadir menganggu tanaman kelapa dan menjadi momok yang menakutkan bagi para petani.

Versi ini menyatakan bahwa warna dan bentuk serangga Kwangwung ini menjadi inspirasi bentukan serta corak dari batik Kawung.

Pola melingkar dan warna coklat gelap mengkilap, diperkirakan berasal dari bentuk serangga Kwawung yang legam dan oval/lonjong.

Versi kedua menceritakan bahwa asal mula nama batik Kawung berasal dari buah dari sejenis tumbuhan aren, atau  biasa disebut dengan Kolang-Kaling. Versi kedua ini yang lebih banyak dipercayai oleh masyarakat pada umumnya. Karena memang terlihat sangat persis.

Dikatakan bahwa bahwa buah Kawung atau Kolang Kaling ini memiliki komposisi kulit, biji dan buah. Apabila dibentuk dan dikomposisikan dengan benar.

Buah Arena saat dibelah menjadi empat akan terbentuk menjadi bagian-bagian yang simetris. Persis seperti motif batik Kawung.

Batik Kawung merupakan jenis batik tertua yang ada di Indonesia. Batik ini merupakan salah satu motif batik tulis kuno dan memiliki sejarah panjang.

Ini masuk ke dalam kriteria Motif Ceplok, yang merupakan nama pola geometris yang tersusun atas pola berbentuk lingkaran.

Batik yang awalnya diperkenalkan pada abad ke-13 ini diciptakan oleh Sultan Mataram dari Kerajaan Mataram. Dan hanya dipakai oleh para pejabat serta lingkungan kerajaan. Tetapi, batik jenis ini baru berkembang mulai di abad ke-18.

Makna Motif Batik Kawung

Motif Batik Kawung memiliki arti yang menyimbolkan harapan supaya manusia terus-menerus ingat darimana asal usulnya.

Masa lampau Motif Batik Kawung dipakai di l lingkungan keraton. Petinggi keraton yang memakai Motif Batik Kawung menggambarkan sosok pemuka yang bisa menahan hawa nafsu juga membentengi hati nurani supaya ada harmoni dalam tindak tanduk kesibukan manusia.

Asal usul lahirnya Motif Batik Kawung yaitu saat ada pemuda yang memilik sosok berwibawa juga dihormati di kalangan kaumnya.

dengan cepat sebab sikap pemuda yang bijak dan santun sekali, sampai mejadikan namanya terdengar sampai di lingkungan kerajaan Mataram.

Kalangan keraton merasa penasaran dengan kemashuran sang pemuda, sampai diperintahkan pemuda ini untuk berkunjung ke raja.

Mendengar kabar putranya dipanggil raja, membuat ibunya menjadi terharu dan berharap besar. Sang Ibu memberi nasihat supaya anaknya itu bisa menjaga hawa nafsu juga tidak lupa dari mana dia berasal.

Karena itulah sang ibu membikin motif batik kawung, dengan keingingan sang anak bisa menjadi seorang yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Tak lama setelah dipanggil kalangan keraton dan diberikan sejumlah kesibukan yang selalu bisa ditepati, karenanya pemuda ini dilantik menjadi adipati Wonobodro.

Dalam pelantikan menjabat adipati Wonobodro, sang pemuda memakai baju batik pemberian ibundanya dengan Motif Batik Kawung.

Motif Kawung bercorak lingkaran menyerupai buah Kawung yang ditata rapi secara geometris. Motif ini juga diterjemahankan sebagai gambar bunga teratai bersama empat lembar daun bunga yang merekah. Bunga teratai melambangkan umur panjang dan kesucian.

Itulah ulasan mengenai asal usul batik kawung. Semoga bermanfaat untuk Anda.